{"id":94,"date":"2010-06-10T15:41:38","date_gmt":"2010-06-10T08:41:38","guid":{"rendered":"http:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/?p=94"},"modified":"2010-06-10T15:41:38","modified_gmt":"2010-06-10T08:41:38","slug":"ancaman-badai-matahari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/?p=94","title":{"rendered":"Ancaman Badai Matahari"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-93\" title=\"Untitled-1\" src=\"http:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/files\/2010\/06\/Untitled-1.jpg\" alt=\"Untitled-1\" width=\"300\" height=\"213\" \/><\/p>\n<p>Aktivitas matahari bakal semakin aktif dan akan mengakibatkan efek negatif bagi Bumi.<\/p>\n<p>Untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk, sejumlah ilmuwan matahari terkemuka berkumpul di Washington DC, AS Selasa lalu, 8 Juni 2010, untuk membahas cara terbaik melindungi satelit-satelit Bumi dan sistem vital dari badai matahari.<\/p>\n<p>Badai matahari terjadi saat beberapa titik matahari meletus dan memuntahkan cipratan partikel yang bisa merusak. Aktivitas ini berlangsung dalam siklus 11 tahun sekali.<\/p>\n<p>&#8220;Matahari telah bangun dari tidur panjangnya. Dan dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat aktivitas matahari dalam level yang lebih tinggi,&#8221; kata Kepala Divisi Heliophysics NASA, Richard Fisher, seperti dimuat laman <em><strong>Christian Science Monitor.<\/strong><\/em><\/p>\n<p>&#8220;Di saat yang sama masyarakat teknologi sedang mengembangkan kepekaan baru menghadapi badai matahari.&#8221;<\/p>\n<p>Masyarakat di abad 21 sangat bergantung pada sistem berteknologi tinggi dalam kehidupan sehari-hari yang rentan pada akibat badai matahari.<\/p>\n<p>Navigasi GPS, perjalanan udara, jasa keuangan dan komunikasi radio darurat semua bisa mati mendadak oleh aktivitas matahari.<\/p>\n<p>Kerusakan ekonomi yang diakibatkan badai matahari diperkirakan dua puluh kali lebih besar dari Badai Katrina &#8212; demikian peringatan yang dikeluarkan National Academy of Sciences dalam sebuah laporan tahun 2008.<\/p>\n<p>Untungnya, banyak kerusakan dapat diatasi jika\u00a0 mengetahui kapan badai akan datang. Itulah sebabnya pemahaman cuaca matahari yang lebih baik dan kemampuan untuk memberikan peringatan dini, sangat penting.<\/p>\n<p>Menempatkan satelit di &#8216;safe mode&#8217; dan melepaskan transformator agar dapat melindungi elektronik dari lonjakan listrik yang merusak.<\/p>\n<p>&#8220;Prakiraan cuaca luar angkasa ini masih dalam pengembangan, tapi kami membuat kemajuan yang cepat,&#8221; kata Thomas Bogdan, direktur Nasional Kelautan dan Atmosfer AS (NOAA).<\/p>\n<p>NASA dan NOAA bekerja sama untuk mengelola armada satelit yang memantau matahari dan membantu untuk memprediksi perubahan surya.<\/p>\n<p>Sepasang pesawat ruang angkasa yang disebut stereo (Solar Terrestrial Relations Observatory) ditempatkan di sisi berlawanan dari matahari, yang bisa menampilkan gabungan dari 90 persen dari permukaan matahari.<\/p>\n<p>Selain itu, SDO (yang Solar Dinamika Observatory), yang baru saja diluncurkan pada bulan Februari 2010,\u00a0 bisa menghasilkan foto bagian aktif yang baru di permukaan matahari.<\/p>\n<p>Juga, sebuah satelit tua yang disebut Advanced Komposisi Explorer (ACE), yang diluncurkan pada tahun 1997, masih memantau matahari.<\/p>\n<p>&#8220;Saya percaya kami berada di ambang era baru di mana cuaca ruang angkasa dapat berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari seperti cuaca bumi biasa.&#8221; kata Fisher. &#8220;Bagi kami, ini sangat serius.&#8221;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktivitas matahari bakal semakin aktif dan akan mengakibatkan efek negatif bagi Bumi. Untuk mempersiapkan kemungkinan terburuk, sejumlah ilmuwan matahari terkemuka berkumpul di Washington DC, AS Selasa lalu, 8 Juni 2010, untuk membahas cara terbaik melindungi satelit-satelit Bumi dan sistem vital dari badai matahari. Badai matahari terjadi saat beberapa titik matahari meletus dan memuntahkan cipratan partikel [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2679,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[103],"tags":[],"class_list":["post-94","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2679"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=94"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94\/revisions\/95"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=94"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=94"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jepsing.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=94"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}